Beberapa hari yang lalu, dunia dibuat menangis dengan aksi teror di New Zealand oleh seorang yang bernama Brenton Tarrant, dimana korbannya adalah sejumlah umat muslim yang sedang melakukan ibadah sholat jumat di sebuah mesjid di kota tersebut. Diketahui juga bahwa ada WNI yang menjadi korban dari aksi kejam dan brutal tersebut.
Apapun kedoknya, itu adalah aksi teror dan kita harus mengecam aksi biadab tersebut. Saya pribadi juga turut berduka cita atas aksi biadab yang dilakukan Tarrant tersebut, sebenarnya ini bukan hanya masalah umat muslim saja, tetapi masalah seluruh dunia dalam menghadapi terorisme.
Namun ada yang unik dari alasan Brenton melakukan aksi kejinya tersebut dan saya rasa itu ada hubungannya dengan mental manusia sehari-hari, not just Indonesian but i think every people.
Masalah apakah itu? yaa tentang alasan dari Brenton, dia mengatakan bahwa dirinya ingin imigrasi muslim ke negaranya di kurangi karena dia takut suatu saat keturunannya tidak akan kebagian tempat untuk mencari nafkah lagi karena sudah dipenuhi oleh bangsa lain.
Nah, atas alasan Tarrant tersebut tentu bisa kita lihat kan bahwa dia takut akan kejadian yang belum pasti terjadi (tapi berpotensi untuk terjadi). Nah itu sering terjadi di pikiran manusia, ya termasuk saya juga sihh terkadang saya juga takut pada hal-hal seperti ini (dulunya).
Tapi setelah berpikir dan mendapat banyak motivasi dari orang-orang hebat, hal itu sama sekali tidak perlu untuk kita lakukan karena hanya akan menghambat kesuksesan dari seseorang karena bisa dipastikan bila sudah berpikiran seperti ini maka seseorang akan takut untuk melangkah, takut untuk mencoba, dan bahkan mereka akan melakukan tindakan-tindakan bodoh seperti Brenton tersebut.
Karena Brenton takut akan hal yang belum pasti terjadi, Ia jadi tidak bisa berpikir jernih sehingga melakukan aksi yang terbilang idiot bagi seorang manusia. Ia juga merekam aksinya guna menakut-nakuti orang agar tidak datang dan bekerja di negaranya, karena itulah tidak semestinya kita takut pada hal-hal seperti itu karena hanya akan menambah kesenangan dari si pelaku teror tersebut. Oke kita boleh terpukul dan takut selama beberapa saat, but wake up broo, segera bangkit dari kesedihan anda, jangan sampai terlarut karena memang itulah yang diinginkannya.
Kita tidak semestinya takut pada hal-hal yang belum terjadi, memang semua kejadian pun berpotensi terjadi, bahkan kematian pun berpotensi untuk tiap hari terjadi, tapi gausa takutlah, cukup persiapkan diri. Sama halnya dengan Brenton tadi, dia takut keturunannya kehilangan lapangan kerja, bila anda berpikiran sama dengan dia, i think u stupid. Seharusnya, bila tidak bisa mencari lapangan kerja cobalah untuk menciptakannya sendiri. Karena orang-orang terkaya di dunia ini pun menciptakan lapangan kerja sendiri, bukan bergantung hidup pada lapangan kerja yang dibuat orang lain.
So, come on ubah pola pikir kita, jangan berpikir kuno lagi. Kita gaperlu takut sama hal yang belum pasti terjadi, cukup persiapkan diri untuk menghadapi hal itu.
![]() |
| @erwinreinaldy24 |













