• This is default featured slide 1 title

    Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

  • This is default featured slide 2 title

    Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

  • This is default featured slide 3 title

    Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

  • This is default featured slide 4 title

    Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

  • This is default featured slide 5 title

    Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Satu Hal Penyebab Masyarakat Indonesia Bermental Karyawan


Hello.... This is me again....
So, lets go to the topic. Beberapa tahun belakangan ini di Indonesia selalu rusuh tentang masalah lapangan pekerjaan. Ya, beberapa orang Indonesia protes kenapa pemerintah tidak bisa menyediakan lapangan pekerjaan bagi mereka, padahal mereka sudah lulusan S1, S2, S3, dari universitas ini, universitas itu, lulus summa cumlaude bla...bla... and bla...

For me, yang salah disitu adalah rakyat nya, not the government. Why? kenapa saya bilang begitu?
Ya, tentu saja saya harus berpendapat begitu karena mereka selalu bergantung kepada orang lain, mereka mengemis kepada pemerintah padahal mereka lulusan sarjana....ataupun master.
So, kenapa hal itu bisa terjadi? kenapa mayoritas rakyat Indonesia hanya berpikiran untuk bekerja kepada orang lain, mereka hanya bermental karyawan, kenapa mereka tidak berpikir untuk membuat lapangan kerja sendiri? All right, sebenarnya so many reason why it can happen, tapi disini saya hanya membahas satu saja, cukup satu saja tetapi merupakan hal yang paling berpengaruh.
What is that? OK, read this carefully!

Satu alasan rakyat Indonesia kebanyakan bermental karyawan menurut saya adalah sugesti dari guru.
What the hell, apa maksudnya itu? No, saya disini bukan ingin menjatuhkan guru, saya hanya ingin membuka pikiran kita semua tentang pentingnya menyaring perkataan dari setiap orang, tentang pentingnya memilih motivasi dari seseorang sebagai pedoman hidup.
Apasih salah dari sugesti guru itu, bukannya lumrah ya kalau guru ngasih motivasi ke siswanya? Yes its right, of course its right. So what the problem? Problem nya ada di perkataan guru yang selalu menggenjot muridnya untuk giat belajar supaya bisa bekerja di perusahaan besar, supaya bisa jadi pegawai negri, supaya bisa jadi karyawan di BUMN, or anything else. THAT IS SO STUPID

Coba pikiri deh baik-baik, kita belajar capek-capek, dapet ranking bagus, nilai bagus,dapet banyak penghargaan tapi kita kerja sama orang lain, kita jadi karyawan orang lain, thats stupid right? Kalo kita emang pinter, berprestasi, dll, kenapa gak kita yang buat orang lain kerja sama kita?
Saya hampir 13 (TK, SD, SMP, SMA) engga pernah sama sekali denger guru bilang gini "Heiii, kalian belajar baik-baik supaya bisa bukak lapangan pekerjaan, supaya bisa buat orang lain kerja sama kita!" its never bro,...never.




Karena sugesti dari guru tersebut, banyak murid yang otaknya hanya memprogram bagaimana cara bisa bekerja sama orang lain, bukan bagaimana cara memperkerjakan orang lain sama kita. Ingat bro, setinggi-tinggi nya jabatan kamu di suatu perusahaan, kamu tetap karyawan, budak dari yang punya, anda tetep disuruh-suruh. Kemudian bangsa asing dateng ke negri kita, jadi pengusaha di negri kita, sukses di negri kita, berhasil buat orang Indonesia kerja sama mereka, tapi terakhir kita malah marah sama mereka, karena kita gabisa ngimbangi mereka, dan kita bahkan mau ngusir mereka dari negri ini. You know lah ini bangsa apa ya.... hffftt, thats so stupid, i hate the people like that
Kenapa kita harus benci sama pemenang, harusnya kita belajar sama mereka terus kita ambil ilmunya kemudian kalahkan mereka, harusnya gitu dong bukannya malah marah sama mereka becoz its stupid.-

Jadi gini alangkah baiknya, kita kerja di suatu perusahaan paling lama 10 tahun lah, nah di waktu 10 tahun itu kita ambil ilmu dari pengalaman kita kerja itu, trus kita bukak usaha kita sendiri, kita pekerjakan orang lain sama kita, nah hidup kamu sudah berkah kalau begitu. Kenapa bisa berkah, karena kamu udah buka lapangan pekerjaan bagi orang lain, ada orang yang berterima kasih sama kamu karena mereka sudah hidup dari upah yang kamu beri pada mereka. Seharusnya ginilah, bukannya malah jadi karyawan sampai akhir hayat, itu sayang banget ya.

Terkhusus untuk para generasi milenial, mungkin selama ini kita dimanjakan oleh karya dari orang lain, seperti makanan, aplikasi untuk mempermudah hidup, dan lain sebagainya. Nah, nanti harus ada saatnya karya kita yang dinikmati sama orang lain, suatu saat nanti orang lain harus bisa menikmati hasil karya mu seperti makanan yang kamu buat sendiri dengan keunikannya masing-masing atau lain sebagainya, try to be success with your way.






IF YOU WANNA BE SUCCESS, MAKE YOUR OWN WAY TO REACH IT
 
-ERWIN REINALDY-












@erwinreinaldy24







 
 

 

Share:

Pendidikan Indonesia Udah Bener Gak Sih???????


Hellooooo............
This is me....., I'm back dari libur saya untuk blogging selama beberapa saat ini.
Sebenernya ga libur sih, tapi karena ada beberapa halangan jadi aktivitas blogging saya terganggu, but now im back.
Sekarang, apa yang bakal saya bahas disini? Nah, saya akan kembali lagi menuangkan isi pikiran saya di blog ini tentang pendidikan Indonesia, terkhususnya di sistemnya atau tata cara belajarnya.

Apa yang salah sih? Ya..kalau menurut saya pendidikan di Indonesia masih salah, WHY?
Ya karena saya ngelihat sistem pendidikan di negara kita ini masih memaksa elang untuk bisa dan lihai dalam berenang dan menyelam. 
What? Apaan sih itu. Nah, listen me carefully!

Pendidikan di Indonesia, yang saya perhatikan selama ini masih memaksa murid untuk melakukan hal yang dia tidak ingini. Contohnya apa? Murid yang sebenernya gasuka dengan pelajaran matematika contohnya, tapi di Indonesia ini murid tersebut dipaksa harus mampu dan harus mahir dalam pelajaran tersebut padahal mereka gak suka dan ga bisa tentang pelajaran itu. Kenapa? Back to another topic in this blog, "karena itu bukan passionnya"

Jadi gini, saya punya adik yang memang otaknya itu lemah dalam pelajaran teori seperti pelajaran-pelajaran di sekolah pada umumnya, ya karena begitu jadi saya suruh dia masuk SMK ajalah karena adik saya memang bisa dan jago dalam praktik. So, dia masuk STM, dan disaat dia sudah duduk di bangku STM saya berpikir adik saya akan nyaman karena dia bisa belajar dengan passionnya di sekolah barunya itu. But i got another fact, adik saya yang tadi masuk STM, dikelasnya itu masih belajar matematika, fisika, PKN, sejarah, seni rupa, kimia, dan lain sebagainya dan praktik mereka pun hanya sekali seminggu. Nah, pertanyaan saya, apa bedanya SMK dan SMK kalau toh lebih banyak teori? Mereka SMK bro, yang memang sebenarnya dibentuk untuk siap kerja, jadi yang sebenarnya harus diasah tuh skill nya, jadi mereka semestinya banyakin praktik lah bukan malah banyakin teori.

Dengan sistem pendidikan yang kita anut selama ini, tanpa disadari banyak murid yang depresi terhadap aktivitas sekolahnya, banyak bakat siswa yang terpendam akibat jarang diasah karena aktivitas sekolahnya. Nah, kalau begitu terus , KAPAN INDONESIA INI BAKAL MAJU???
Iya, bukan gabakal bisa, tapi kalau masih kaya gini, ahhh susahlah.



Saya juga bingung ya sama pemerintah Indonesia terkhususnya di bidang pendidikan, kok gak pernah peka sih sama masalah yang beginian? Murid tuh sebenarnya gabisa diginiin, seharusnya murid difokuskan kepada apa yang mereka suka, supaya mereka bisa fokus dengan itu lalu sukses dari situ, bukan malah dicekoki segala macam pelajaran, bukannya pinter yang ada bego.

Saya juga pernah ya suatu ketika disuruh maju sama guru buat ngerjai soal di mata pelajaran yang saya sangat sangat gabisa dan juga pelajaran yang saya benci dari SMP. Terus saya bisa? ya enggaklah gimana mau bisa, tapi saya malah mikir ini ngapai sih saya maju kedepan gabisa ngerjai, malah kelihatan goblok, saya ngapai sih disuruh ngerjai apa yang gak saya bisa apa yang gak saya mau. Nah sistem pendidikan Indonesia tuh begitu, kita dipaksa harus bisa mengetahui tentang apa yang gak kita sukai, terakhirnya apa? Murid males belajar, disekolah main game, pas belajar tidur, istirahat pacaran.

So come on lah, walaupun kita gabisa ngubah sistem ini, ya kita aja yang ngerubah diri kita sendiri. Cukup fokus pada apa yang anda sukai dan minati, kemudian asah itu, lalu sukseslah dari situ. cukup itu aja, mulai itu dari sekarang!





"CUKUP FOKUS PADA APA YANG ANDA SUKAI, ASAH ITU, KEMUDIAN SUKSESLAH DARI SITU"
-ERWIN REINALDY-
















 
@erwinreinaldy24
 
Share:

Postingan Populer

Diberdayakan oleh Blogger.

Recent Posts

Unordered List

  • Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit.
  • Aliquam tincidunt mauris eu risus.
  • Vestibulum auctor dapibus neque.

Pages

Theme Support

Need our help to upload or customize this blogger template? Contact me with details about the theme customization you need.