Hello.... This is me again....
So, lets go to the topic. Beberapa tahun belakangan ini di Indonesia selalu rusuh tentang masalah lapangan pekerjaan. Ya, beberapa orang Indonesia protes kenapa pemerintah tidak bisa menyediakan lapangan pekerjaan bagi mereka, padahal mereka sudah lulusan S1, S2, S3, dari universitas ini, universitas itu, lulus summa cumlaude bla...bla... and bla...
For me, yang salah disitu adalah rakyat nya, not the government. Why? kenapa saya bilang begitu?
Ya, tentu saja saya harus berpendapat begitu karena mereka selalu bergantung kepada orang lain, mereka mengemis kepada pemerintah padahal mereka lulusan sarjana....ataupun master.
So, kenapa hal itu bisa terjadi? kenapa mayoritas rakyat Indonesia hanya berpikiran untuk bekerja kepada orang lain, mereka hanya bermental karyawan, kenapa mereka tidak berpikir untuk membuat lapangan kerja sendiri? All right, sebenarnya so many reason why it can happen, tapi disini saya hanya membahas satu saja, cukup satu saja tetapi merupakan hal yang paling berpengaruh.
What is that? OK, read this carefully!
Satu alasan rakyat Indonesia kebanyakan bermental karyawan menurut saya adalah sugesti dari guru.
What the hell, apa maksudnya itu? No, saya disini bukan ingin menjatuhkan guru, saya hanya ingin membuka pikiran kita semua tentang pentingnya menyaring perkataan dari setiap orang, tentang pentingnya memilih motivasi dari seseorang sebagai pedoman hidup.
Apasih salah dari sugesti guru itu, bukannya lumrah ya kalau guru ngasih motivasi ke siswanya? Yes its right, of course its right. So what the problem? Problem nya ada di perkataan guru yang selalu menggenjot muridnya untuk giat belajar supaya bisa bekerja di perusahaan besar, supaya bisa jadi pegawai negri, supaya bisa jadi karyawan di BUMN, or anything else. THAT IS SO STUPID
Coba pikiri deh baik-baik, kita belajar capek-capek, dapet ranking bagus, nilai bagus,dapet banyak penghargaan tapi kita kerja sama orang lain, kita jadi karyawan orang lain, thats stupid right? Kalo kita emang pinter, berprestasi, dll, kenapa gak kita yang buat orang lain kerja sama kita?
Saya hampir 13 (TK, SD, SMP, SMA) engga pernah sama sekali denger guru bilang gini "Heiii, kalian belajar baik-baik supaya bisa bukak lapangan pekerjaan, supaya bisa buat orang lain kerja sama kita!" its never bro,...never.
Karena sugesti dari guru tersebut, banyak murid yang otaknya hanya memprogram bagaimana cara bisa bekerja sama orang lain, bukan bagaimana cara memperkerjakan orang lain sama kita. Ingat bro, setinggi-tinggi nya jabatan kamu di suatu perusahaan, kamu tetap karyawan, budak dari yang punya, anda tetep disuruh-suruh. Kemudian bangsa asing dateng ke negri kita, jadi pengusaha di negri kita, sukses di negri kita, berhasil buat orang Indonesia kerja sama mereka, tapi terakhir kita malah marah sama mereka, karena kita gabisa ngimbangi mereka, dan kita bahkan mau ngusir mereka dari negri ini. You know lah ini bangsa apa ya.... hffftt, thats so stupid, i hate the people like that
Kenapa kita harus benci sama pemenang, harusnya kita belajar sama mereka terus kita ambil ilmunya kemudian kalahkan mereka, harusnya gitu dong bukannya malah marah sama mereka becoz its stupid.-
Jadi gini alangkah baiknya, kita kerja di suatu perusahaan paling lama 10 tahun lah, nah di waktu 10 tahun itu kita ambil ilmu dari pengalaman kita kerja itu, trus kita bukak usaha kita sendiri, kita pekerjakan orang lain sama kita, nah hidup kamu sudah berkah kalau begitu. Kenapa bisa berkah, karena kamu udah buka lapangan pekerjaan bagi orang lain, ada orang yang berterima kasih sama kamu karena mereka sudah hidup dari upah yang kamu beri pada mereka. Seharusnya ginilah, bukannya malah jadi karyawan sampai akhir hayat, itu sayang banget ya.
Terkhusus untuk para generasi milenial, mungkin selama ini kita dimanjakan oleh karya dari orang lain, seperti makanan, aplikasi untuk mempermudah hidup, dan lain sebagainya. Nah, nanti harus ada saatnya karya kita yang dinikmati sama orang lain, suatu saat nanti orang lain harus bisa menikmati hasil karya mu seperti makanan yang kamu buat sendiri dengan keunikannya masing-masing atau lain sebagainya, try to be success with your way.
IF YOU WANNA BE SUCCESS, MAKE YOUR OWN WAY TO REACH IT
-ERWIN REINALDY-
![]() |
| @erwinreinaldy24 |








Tidak ada komentar:
Posting Komentar